FISIP UMM Gelar Pemungutan Suara Calon Dekan Masa Khidmat 2025–2029

Malang, 9 September 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan pemungutan suara calon dekan untuk masa khidmat 2025–2029 pada Selasa, 9 September 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula FISIP, Ruang 601–606 ini diikuti oleh seluruh dosen FISIP dengan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), yang hadir untuk menggunakan hak suaranya dalam menentukan arah kepemimpinan fakultas. Pemilihan dekan kali ini menghadirkan tiga nama yang sudah tidak asing lagi bagi civitas akademika FISIP, yaitu Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si., Prof. Dr. Oman Sukmana, Drs., M.Si., dan Dr. Fauzik Lendriyono, S.Sos., M.Si.. Ketiganya merupakan sosok yang telah lama berkontribusi bagi pengembangan fakultas, sehingga pemungutan suara ini tidak hanya sekadar memilih seorang pemimpin, tetapi juga menentukan arah perjalanan FISIP lima tahun ke depan. Proses pemungutan suara berlangsung dalam suasana hangat, jauh dari kesan kompetisi yang menegangkan. Para dosen hadir dengan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat bahwa pemilihan pimpinan fakultas bukanlah ajang perebutan kekuasaan, melainkan bagian dari ikhtiar bersama untuk melanjutkan tradisi akademik dan menjawab tantangan zaman. Hal ini ditegaskan oleh salah satu calon dekan, Prof. Dr. Oman Sukmana, Drs., M.Si.. Ia menekankan bahwa kampus memiliki dinamika berbeda dengan dunia politik praktis. “Kampus itu dinamis dan harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Institusi ini harus mampu melahirkan lembaga dan individu yang berkualitas. Harapannya, siapapun yang terpilih nantinya bisa membawa fakultas ini lebih baik lagi. Karena sistemnya bukan persaingan politik, melainkan sesama rekan sejawat yang sudah lama bekerja bersama,” tuturnya. Harapan serupa juga disampaikan oleh Prof. Dr. Vina Salviana Darvina Soedarwo, M.Si., selaku Senat Fakultas. Ia melihat posisi dekan ke depan sangat strategis, terutama dalam menghadapi tantangan global. “Dekan harus bisa memastikan alumni FISIP tidak hanya terserap di dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Selain itu, perlu ada upaya memperkuat akreditasi, memperluas kerja sama internasional, sekaligus mendorong riset dosen agar hasilnya memberi dampak nyata bagi masyarakat dan negara,” jelasnya. Lebih jauh, Prof. Vina juga menekankan bahwa dekan mendatang harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan yang adaptif dan visioner sangat dibutuhkan agar FISIP tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjawab tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif. (FRA)

Pengenalan Dosen FISIP UMM, Mahasiswa Baru Disambut Hangat dan Interaktif

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar acara Pengenalan Dosen FISIP bersama Mahasiswa Baru pada Selasa (9/9). Kegiatan yang berlangsung di Aula GKB 3 Lantai 6 ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat jajaran dosen yang akan membimbing mereka selama menempuh pendidikan. Dalam sambutannya, Dekan FISIP UMM Prof. Muslimin Machmud M.Si memperkenalkan dosen-dosen dari masing-masing program studi sekaligus menekankan keunggulan akademik yang dimiliki fakultas. “Ketika saudara memilih program studi di FISIP, baik Sosiologi, Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, maupun Hubungan Internasional, itu adalah pilihan yang tepat. Semua program studi di FISIP telah terakreditasi unggul dan bahkan secara internasional diakui melalui FIBAA. Jadi, nanti ketika lulus, tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga diakui sebagai lulusan dari program studi terakreditasi unggul dan internasional,” tegasnya. Ia juga mendorong mahasiswa baru agar aktif memanfaatkan fasilitas yang tersedia di kampus. “Proses belajar di sini harus diiringi dengan pemanfaatan fasilitas seperti laboratorium, perpustakaan, hingga sarana olahraga. Semua prestasi mahasiswa akan dihargai,” tambahnya. Prof. Muslimin Machmud M.Si menegaskan, keberadaan profesor di tiap program studi menjadi aset penting bagi mahasiswa. “Di Sosiologi ada dua profesor, Ilmu Pemerintahan dua profesor, Kesejahteraan Sosial satu profesor, Hubungan Internasional satu profesor, dan Ilmu Komunikasi satu profesor. Kehadiran mereka tentu akan sangat mendukung proses belajar,” pungkasnya. Sambutan hangat tersebut mendapat respon positif dari mahasiswa baru. Muhammad Agus Salim, salah satu mahasiswa baru, mengungkapkan kesan meriahnya acara perkenalan ini. “Kesan acaranya sangat positif dan meriah. Pesan saya, semoga dekan dan para dosen dapat membimbing kami mahasiswa baru agar lebih kreatif dan berdampak, sesuai dengan identitas kampus sebagai Kampus Berdampak. Para dosen juga sangat interaktif, seru, dan komunikatif, bahkan tidak kalah dengan para Gen Z,” ungkap Agus. Hal senada disampaikan oleh Muhammad Daffa Azmi. Menurutnya, pertemuan perdana dengan para dosen memberikan energi positif bagi mahasiswa baru. “Kesan pertama saya, sejak awal masuk, dekan dan para dosen terlihat membawa positive vibes. Mereka asik dan tidak membuat mahasiswa tegang. Harapannya, ketika perkuliahan dimulai, kami bisa semakin dekat dengan para dosen dan memiliki pengalaman yang lebih berkesan lagi,” ujarnya. Acara ini menandai langkah awal mahasiswa baru FISIP UMM untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus membangun hubungan yang lebih erat dengan para dosen yang akan mendampingi perjalanan studi mereka. (mzl)