BERRVENTURE PERKUAT CITRA KOTA BATU SEBAGAI DESTINASI WISATA EDUKATIF BATU

– Pelaksanaan Berrventure di Lumbung Stroberi, Bumiaji, Kota Batu menjadi salah satu upaya memperkuat citra Kota Batu sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman edukatif bagi pengunjung. Melalui konsep wisata berbasis pengalaman (experience tourism), kegiatan ini menghadirkan alternatif rekreasi yang menggabungkan edukasi, kreativitas, dan kebersamaan dalam satu rangkaian aktivitas. Program hasil kolaborasi Lumbung Stroberi bersama Kelompok Praktikum Eleanor mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menghadirkan berbagai aktivitas, seperti petik stroberi, BerryLab, menghias dessert, bazar UMKM, hingga pentas seni. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih mendalam kepada peserta dibandingkan wisata konvensional. Salah satu panitia Berrventure Niken Ayu A. menjelaskan bahwa perkembangan sektor pariwisata membutuhkan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi wisatawan sekaligus memperkuat identitas destinasi. “Melalui Berrventure, kami ingin menunjukkan bahwa Kota Batu memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata berbasis pengalaman yang mengedepankan edukasi, interaksi, dan pemberdayaan potensi lokal. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi salah satu daya tarik baru yang memperkaya pilihan wisata di Kota Batu,” ujarnya. Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata yang memberikan pengalaman secara langsung. Peserta tidak hanya menikmati suasana alam, tetapi juga terlibat aktif dalam setiap aktivitas yang diselenggarakan. Melalui konsep tersebut, Berrventure diharapkan mampu mendukung penguatan citra Kota Batu sebagai destinasi wisata edukatif yang inovatif, ramah keluarga, dan relevan dengan kebutuhan wisatawan saat ini. Kehadiran program ini juga menjadi contoh sinergi antara pelaku wisata dan dunia akademik dalam menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi pengembangan pariwisata daerah.
Bootcamp Penulisan Dan Publikasi Artikel Jurnal Internasional FISIP UMM

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (FISIP UMM) resmi menggelar kegiatan “BOOTCAMP” Penulisan dan Publikasi Artikel Jurnal Internasional Bereputasi. Acara ini dilaksanakan pada Senin pagi, 29 Juni 2026, bertempat di Kapal Garden Hotel, Sengkaling, Malang. Program bootcamp ini dirancang khusus oleh pihak fakultas sebagai langkah konkret dan terstruktur untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas publikasi ilmiah para dosen di lingkungan FISIP UMM. Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat publikasi di jurnal internasional bereputasi kini menjadi salah satu syarat wajib yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) bagi para akademisi yang ingin mengurus kenaikan jabatan fungsional atau pangkat akademik. Dekan FISIP UMM menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, program pendampingan intensif seperti ini merupakan sebuah terobosan yang sangat dibutuhkan oleh institusi. “Ini adalah terobosan untuk melakukan pendampingan-pendampingan dosen-dosen yang punya peluang untuk meningkatkan kepangkatannya. Karena ini hukumnya wajib, ini yang disyaratkan oleh Dikti ketika mau naik pangkat,” ujarnya saat memberikan keterangan di sela-sela acara. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa fakultas berkomitmen penuh dalam mengawal peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) secara terukur. Melalui persiapan yang matang sejak awal, diharapkan para dosen mampu menghasilkan luaran publikasi yang kompetitif di tingkat global. “Fakultas melakukan kegiatan yang terstruktur dan terukur untuk menyiapkan SDM-nya menuju capaian yang lebih baik di bidang akademik. Kegiatan seperti ini sangat konstruktif sekali,” tambah Dekan FISIP UMM. Apresiasi, Kualitas Pemateri, dan Target Nyata dari Peserta Sesuai dengan arahan Dekan untuk melihat langsung efektivitas program, beberapa peserta yang diwawancarai secara acak memberikan respons yang sangat positif. Mayoritas peserta menilai acara ini dikemas secara sangat insightful dan sistematis. Menurut Bu Tsania selaku dosen Ilmu Komunikasi “Materi dalam pelatihan ini dikemas secara terstruktur dan dikupas slice by slice, membuat proses penulisan menuju publikasi Scopus lebih terarah, jelas, dan realistis. Para pematerinya juga luar biasa (outstanding) dan mampu menjelaskan topik secara gamblang dan sistematis,” ungkap salah satu peserta bootcamp. Bapak Agoes Aufiya selaku dosen Hubungan Internasional juga menambahkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak sekadar berfokus pada teori, melainkan memberikan pendampingan praktis yang sangat mendetail. Mulai dari teknik menyusun artikel, strategi memilih jurnal yang tepat, hingga tips dan trik dalam proses submission ke jurnal bereputasi internasional. Hal menarik lainnya dari bootcamp ini adalah penerapan target luaran yang tegas bagi seluruh peserta. Para dosen diwajibkan untuk langsung melakukan submit artikel ilmiah mereka pada tanggal 10 Juli mendatang. “Target ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk lebih disiplin, fokus, dan menyelesaikan naskah sesuai dengan standar yang diharapkan. Bagi saya sebagai dosen FISIP UMM, program ini sangat membantu, baik dalam memenuhi tuntutan pengembangan karier akademik, termasuk jabatan fungsional, maupun dalam memperkuat kompetensi dan spesialisasi keilmuan,” papar Bapak Agoes Aufiya tersebut. Di akhir sesi wawancara, para peserta berharap agar kegiatan pendampingan intensif seperti ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan. Langkah konsisten ini dinilai krusial agar semakin banyak dosen FISIP UMM yang mampu menghasilkan karya ilmiah bereputasi internasional yang kredibel dan berkualitas, sekaligus mampu mendongkrak reputasi Universitas Muhammadiyah Malang di panggung global.