Malang, 22 April 2025 — Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (HI FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Contemporary Security and Cooperation Issues in Europe and the European Union”, Selasa (22/4), bertempat di Laboratorium Hubungan Internasional, GKB 4.

     Kuliah tamu ini menghadirkan Ana Gabriela Pantea, Ph.D., sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Ana Gabriela membagikan pandangan pribadinya terkait tantangan keamanan kontemporer di Eropa, termasuk posisi Uni Eropa terhadap konflik Rusia-Ukraina. Ia menyampaikan bahwa meskipun Uni Eropa cenderung bersikap netral, banyak tekanan eksternal yang mempersulit langkah-langkah langsung dalam penyelesaian konflik tersebut.

       Kegiatan ini terdiri dari dua sesi, yaitu pemaparan materi dan diskusi interaktif. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti sesi diskusi. Salah satu peserta, Syafina dari Prodi HI angkatan 2022, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan membuka wawasan baru mengenai tantangan keamanan global. “Awalnya saya tidak tahu ternyata banyak juga permasalahan secure challenge yang perlu kita aware. Miss Ana menjelaskannya dengan sabar, jadi kami mulai paham,” tuturnya.

     Kepala Laboratorium HI UMM, Bapak Hafid Adim Pradana, M.A., menjelaskan bahwa tema kuliah tamu ini relevan dengan perkembangan hubungan Indonesia dan Uni Eropa, terutama dalam konteks perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang telah berlangsung selama satu dekade. “Apa yang dipelajari mahasiswa HI sangat berkaitan erat dengan dinamika internasional, termasuk proses negosiasi antara Indonesia dan Uni Eropa. Tema ini penting untuk dipahami oleh mahasiswa karena menyangkut prospek dan tantangan kerja sama kedua pihak ke depan,” jelasnya.

      Kuliah tamu ini diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa Hubungan Internasional UMM dalam memahami isu-isu global, serta meningkatkan kepedulian terhadap posisi Indonesia dalam konstelasi internasional. (FRA)