Malang, 20 Februari 2026 – Program Studi Hubungan Internasional UMM bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecturer bertajuk “Regional Cooperation Between Latin America and Southeast Asia: The Case of Colombia and Indonesia” pada Jumat, 20 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional, Prof. Diana Andrea Gomez Diaz dari Universidad Nacional de Colombia sebagai pemateri utama, dengan Azza Bimantara, M.A., dosen Hubungan Internasional UMM, sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Prof. Diana menekankan bahwa Indonesia dan Kolombia memiliki banyak kesamaan karakteristik sebagai negara berkembang dengan peran penting di kawasan masing-masing. Ia menyoroti bahwa peluang kerja sama kedua negara sangat besar, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan pertukaran masyarakat.
“Indonesia dan Colombia sebenarnya memiliki banyak kesamaan dan potensi kerja sama, namun tantangan terbesarnya adalah bagaimana meningkatkan konektivitas dan ketertarikan masyarakat kedua negara untuk saling mengenal lebih dekat. Kerja sama Indonesia–Colombia menunjukkan tren positif, dengan nilai perdagangan yang pernah mencapai puncaknya pada tahun 2021. Hal ini menjadi bukti bahwa hubungan kedua negara masih sangat terbuka untuk terus dikembangkan,” jelas Prof. Diana.
Kegiatan ini juga menghadirkan tanggapan dari Priyo Iswanto, mantan Duta Besar Indonesia untuk Kolombia yang saat ini juga merupakan dosen di Program Studi Hubungan Internasional UMM. Dalam komentarnya, ia menegaskan pentingnya memperkuat konektivitas dan kerja sama strategis antara kedua negara.
“Indonesia dan Kolombia memiliki posisi strategis sebagai kekuatan regional di masing-masing kawasan. Tantangan kita adalah bagaimana membangun konektivitas dan meningkatkan ketertarikan masyarakat kedua negara untuk saling mengenal dan bekerja sama lebih erat. Nilai perdagangan Indonesia–Kolombia pernah mencapai puncaknya pada tahun 2021. Ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi kedua negara memiliki fondasi yang kuat dan masih sangat potensial untuk terus dikembangkan. Kehadiran visiting lecturer ini bukan hanya bentuk pertukaran akademik, tetapi juga bagian dari implementasi kerja sama antar universitas dan upaya memperkuat people-to-people contact antara Indonesia dan Kolombia,” ungkapnya.
Kegiatan International Guest Lecturer ini menjadi bagian dari komitmen FEB dan Program Studi Hubungan Internasional UMM dalam memperluas jejaring internasional serta memperkaya perspektif global bagi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama akademik antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan Kolombia, sekaligus mendorong peningkatan hubungan bilateral melalui jalur pendidikan dan pertukaran pengetahuan.
Melalui kegiatan ini, UMM kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif dalam memfasilitasi dialog internasional serta berkontribusi dalam penguatan kerja sama lintas kawasan, khususnya antara Asia Tenggara dan Amerika Latin.