Naufal Dzaky, kembali harumkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci serta “Kampus Putih” dalam ajang 1st Muhammadiyah Games yang diselenggarakan di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Surakarta pada tanggal 14-19 Mei 2026. Pria yang kerap disapa Naufal mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2024 berhasil membawa pulang medali emas kategori kelas bebas beregu tingkat dewasa. 

Prestasi yang membanggakan oleh Naufal tentu saja tidak lepas dari kerja keras serta dedikasi tingginya. Dengan latihan intensif dua kali dalam sehari, Naufal mengungkapkan bahwa latihan dilaksanakan pagi serta malam hari setiap harinya. Program latihan tersebut berfokus pada peningkatan skill, performa, dan juga yang paling penting penguatan fisik dan power demi menaklukan lawan dari berbagai daerah.

Berbekalkan pengalaman yang sudah ia lewati sebelumnya, Naufal berhasil menuntaskan 2 babak pertandingan yang berhadapan dengan lawan kelas berat. Naufal mengaku kunci utamanya untuk mencapai kemenangan pada ajang ini adalah percaya diri pada kemampuannya serta rasa optimis untuk menang.

“Saya sudah mengikuti empat pertandingan Nasional, jadi untuk event kemarin strategi yang saya pakai hanya percaya diri aja sama kemampuan saya,” ungkapnya.

Capaian medali emas ini juga mendorong semangat membara Naufal untuk melanjutkan karir nya dalam bidang pencak silat. Naufal akan terus mengasah kemampuan bertandingnya hingga mencapai target yang diharapkan. Dalam waktu dekat ini, Mahasiswa Semester 4 ini sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Rektor Cup yang akan diselenggarakan di bulan Juni mendatang. Dengan berbekal evaluasi serta latihan yang lebih, Naufal berharap dapat memberikan performa yang lebih baik untuk membanggakan nama UKM Tapak Suci.

“Mungkin kita kemarin kurang maksimal di bagian ini yaudah kita maksimalin pas buat kedepannya lagi. Evaluasi tentang tanding yang kemarin, walaupun ada beberapa yang salah, yang kurang maksimal,” jelasnya.

Sebagai penutup, Naufal berpesan pada atlet lain yang ingin mencetak prestasi nya untuk tidak melupakan kewajibannya dalam belajar di perkuliahan. Karena niat awal masuk universitas adalah untuk menimba ilmu.

“Tetap semangat jalanin atletnya, tapi jangan sampai lupa kalau kamu tuh tujuannya pertama masuk unif ini buat kuliah. Boleh fokus sama atlet tapi kuliah kamu jangan sampai dilupakan,” jelas Naufal. (raz)