
Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang (HIMAKS UMM) menyelenggarakan diskusi “SocioTalk” yang bertemakan “Understanding Social Issues, Creating Better Solutions” pada jumat (22/5) di Gio Cafe yang diikuti seluruh mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial angkatan 24 & 25.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Prodi Kesejahteraan Sosial Bapak Eko Rizqi Purno Widodo, MSW dan sekaligus menjadi narasumber. Dalam sambutanya beliau mengapresiasi kegiatan SocioTalk yang memiliki impact besar dalam perkembangan intelektual mahasiswa untuk melihat realitas sosial yang sedang ramai di lingkungan sekitar,
“Mewakili Kepala Prodi Kesejahteraan Sosial saya menyampaikan apresiasi penuh kepada HIMAKS yang telah membuat kegiatan ini dengan proper sekali dan juga kegiatan ini membuka pandangan mahasiswa terhadap realitas sosial di lingkungan sekitar.”
Diskusi ini dimulai dari pemaparan materi oleh Eko Rizqi Purno Widodo, MSW tentang “Human Right, Social Problem, And Solution” beliau membahas permasalah sosial yang terjadi akibat paradigma digital, sehingga generasi sekarang mengalami paradox digital yang berdampak pada kemampuan sosial generasi sekarang. Dalam hal ini beliau turut memperlihatkan banyaknya dampak buruk dari perkembangan digital pada generasi muda, dari banyaknya kasus bunuh diri, kemampuan sosial, serta menurunya kemampuan kognitif generasi sekarang.
Tidak hanya diskusi namun kegiatan Socio Talk juga memiliki sesi Focus Group Discussion (FGD), dalam sesi FGD ini peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan studi kasus tentang permasalahan sosial yang sedang ramai di lingkungan masyarakat, dan para peserta diharapkan mampu menganalisa serta memecahkan masalah dari studi kasus yang diberikan. Sesi berlangsung sangat menarik karena selama kegiatan muncul banyak perspektif menarik dan cara memecahkan masalah yang inovatif dari para peserta.
Dari kegiatan diskusi ini diharapkan para peserta mampu memperkuat kepekaan sosialnya yang mendorong lahirnya pekerja sosial yang kompeten, serta mampu menjadi solutor dari lingkungan masyarakat khususnya dalam masalah masalah sosial.