
Malang, 13 Juli 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (FISIP UMM) menyelenggarakan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) di My Dormy UMM. Forum strategis ini menjadi momentum untuk menyelaraskan arah pengembangan fakultas sekaligus memastikan program prioritas dapat diterjemahkan ke dalam langkah kerja yang konkret, terukur, dan berdampak.
Rakerpim diikuti jajaran Dekanat, pimpinan lima program studi, serta para Kepala Laboratorium di lingkungan FISIP UMM. Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah stakeholder dari Dinas Sosial, Wahana Indonesia, SmartID, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan praktisi Bisnis Global.
Keterlibatan stakeholder menjadi bagian penting dalam mempertemukan arah pengembangan akademik dengan kebutuhan dunia profesional dan dinamika masyarakat. Berbagai masukan konstruktif diberikan, khususnya terkait penguatan visi global yang berdampak serta kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perubahan dunia kerja.
Dekan FISIP UMM, Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si., menegaskan bahwa pendidikan tinggi harus mampu mempersiapkan mahasiswa bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menghadapi perubahan masa depan.
“FISIP UMM ingin memastikan bahwa pendidikan yang kita hadirkan benar-benar relevan dengan perubahan zaman. Karena itu, suara stakeholder sangat penting agar pengembangan kurikulum, pembelajaran, dan kompetensi mahasiswa memiliki keterhubungan yang kuat dengan kebutuhan nyata masyarakat dan dunia profesional,” ungkapnya.
Dalam forum tersebut, stakeholder menekankan pentingnya penguatan kompetensi mahasiswa yang memadukan kemampuan akademik dan analitis dengan literasi digital, pemanfaatan kecerdasan artifisial, komunikasi global, kepemimpinan, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta kecakapan menghadirkan solusi atas persoalan nyata.
Masukan tersebut memperkuat arah pengembangan FISIP UMM yang bertumpu pada diferensiasi pendidikan. Setiap program studi didorong untuk memiliki kekhasan yang jelas dan diwujudkan secara nyata melalui kurikulum, pembelajaran, pengalaman mahasiswa, jejaring profesional, serta kompetensi lulusan.
Rakerpim juga membahas penguatan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) FISIP UMM yang diarahkan pada pendidikan unggul dan berkarakter, integrasi riset dalam pembelajaran, inovasi dan kewirausahaan sosial, transformasi digital dan pemanfaatan AI, internasionalisasi, serta internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Melalui Rakerpim 2026, FISIP UMM menegaskan komitmen untuk bergerak dari sekadar pelaksanaan program menuju penciptaan dampak. Sinergi antara fakultas, program studi, laboratorium, dan stakeholder diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan yang semakin adaptif dan kolaboratif serta menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, berwawasan global, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Visi global bagi kami bukan sekadar memperluas jejaring internasional, tetapi mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi untuk berinteraksi, berkolaborasi, dan memberi dampak dalam dunia yang terus berubah,” pungkas Fauzik.