Malang, 29 September 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar tradisi akademiknya melalui kegiatan Seminar dan Kolokium Doktor, Senin (29/9), di Ruang Sidang Senat UMM. Agenda ini menghadirkan Prof. Dr. Phil. Sukri, M.Si., Guru Besar bidang Ilmu Studi Demokrasi sekaligus Dekan FISIP Universitas Hasanuddin, serta tiga doktor baru FISIP UMM.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Muslimin, M.Si., selaku Dekan FISIP UMM, menegaskan pentingnya forum ini sebagai ajang pengembangan tradisi akademik. “Para dosen yang baru menyelesaikan gelar doktornya kami beri panggung untuk mempresentasikan gagasan baru dari hasil risetnya, agar kita semua bisa mengambil manfaat. Saat ini ada 6–7 doktor baru, dan hari ini tiga doktor yang tampil menandai kehadiran mereka sebagai insan terpelajar,” tuturnya.
Dalam sesi seminar, Prof. Sukri menekankan tentang prinsip demokrasi dan kedaulatan rakyat. Menurutnya, kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat yang memiliki peran utama dalam mengontrol jalannya negara. “Demokrasi sejati harus menjunjung tinggi hak asasi manusia, keadilan, kebebasan berpendapat, serta keterbukaan. Rakyat tidak boleh hanya dijadikan objek kebijakan, tetapi harus ditempatkan sebagai subjek penting dalam menentukan arah negara,” paparnya.
Sementara itu, tiga doktor baru FISIP UMM yang menjadi pembicara kolokium adalah Dr. Muhammad Hayat, M.Si. (Dosen Prodi Sosiologi), Dr. Nurudin, M.Si. (Dosen Prodi Ilmu Komunikasi), dan Dr. Winda Hardyanti, M.Si. (Dosen Prodi Ilmu Komunikasi).
Usai pemaparan Dr. Winda Hardyanti, M.Si. menekankan pentingnya semangat berbagi dan manfaat riset bagi masyarakat. “Kita harus tekankan pada manfaat dan semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. InsyaAllah jika riset kita dilakukan untuk berusaha menyelesaikan masalah orang lain, maka riset itu akan mudah dipahami dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Menutup sesi kolokium, Dr. Winda juga menyampaikan harapannya agar UMM terus mewadahi para pemikir akademik untuk mengembangkan ruang belajar tanpa batas. “Saya berharap seluruh civitas akademika mau terus belajar dan mengkaji ilmu pengetahuan demi kemajuan bersama,” pungkasnya.
Melalui forum ini, FISIP UMM berkomitmen untuk terus menghidupkan ruang akademik yang progresif, dengan menghadirkan gagasan segar dari para intelektual muda untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat. (afr)