
Sebagai bentuk komitmen dalam merespons isu nasional, Program Studi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk isu energi, di Aula GKB IV. Diskusi ilmiah ini dihadirkan untuk membedah dimensi sosial di balik kebijakan energi, sekaligus memperluas cakrawala berpikir mahasiswa dalam melihat energi tidak hanya sebagai komoditas, melainkan faktor penggerak perubahan sosial.
Kuliah tamu ini menghadirkan Dr. Yogi Setya Permana, M.A, Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai narasumber. Serta Luluk Dwi Kumalasari, M.Si., Dosen Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang sebagai Moderator.
Pada kuliah tamu ini narasumber memberikan banyak perspektif sosial baru dan memantik nalar kritis mahasiswa untuk melihat kondisi alam yang mulai dirusak akibat aktifitas perusahaan. Beliau memberikan study kasus di Bojonegoro, yang dimana perusahaan Exxon membangun bendungan air sungai dengan dalih kontroling banjir, namun pada nyatanya mereka melakukan hal tersebut untuk kepentingan operasional perusahaan dalam pengeboran minyak disana. Hasil dari bendungan tersebut membuat sawah para petani yang ada disekitar sana tidak produktif dan dampak dari bendungan tersebut mengubah karakter alami sungai disana.
Narasumber menjelaskan dampak dari pada bendungan tersebut,
“Air pada karakteristik nya merupakan sumber energi utama dan yang terbesar, banyak peradaban terdahulu membangun peradabanya disekitar aliran sungai, namun pada masa ini air menjadi alat yang dipolitisasi dan dikapilatisasi oleh beberapa kelompok.”
Dan di akhir diskusi beliau memberikan ending speech kepada mahasiswa
“mahasiwa harus mempunya pemikiran yang kritis untuk mampu melihat banyak realitas sosial terkhusus pada keberlanjutan lingkungan dan juga mahasiswa harus mampu memiliki social sense dalam menanggapi isu isu energi”