FISIP UMM Perkuat Skema Pendampingan untuk Percepatan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen

Malang, 6 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (FISIP UMM) menegaskan komitmennya dalam mempercepat proses kenaikan jabatan fungsional dosen, khususnya menuju Lektor Kepala dan Guru Besar, melalui tiga skema pendampingan terstruktur yang disiapkan secara kelembagaan. Dalam pengarahan resmi kepada para dosen peserta program konsinyering, Dekan FISIP UMM, Dr. Fauzik  Lendriyono, M.Si., menekankan bahwa percepatan jenjang akademik bukan hanya persoalan administratif, tetapi bagian dari strategi besar fakultas untuk memperkuat kapasitas akademik, produktivitas publikasi, dan rekognisi ilmiah dosen di tingkat nasional maupun internasional. “FISIP harus hadir sebagai institusi yang memfasilitasi percepatan karier akademik dosen. Tiga skema pendampingan ini dirancang agar dosen tidak berjalan sendiri, tetapi mendapatkan dukungan konkret, terukur, dan berkelanjutan dari fakultas,” ujar Fauzik. Tiga Skema Pendampingan FISIP UMM, yakni; Rekomendasi Penguji Eksternal — FISIP menyediakan surat rekomendasi resmi bagi dosen untuk menjadi penguji eksternal di perguruan tinggi mitra. Skema ini memperluas jejaring akademik, meningkatkan rekognisi profesional, dan memperkuat portofolio tridarma yang menjadi syarat penting menuju Lektor Kepala dan Guru Besar. Mediasi Penulisan Artikel Internasional — Fakultas memfasilitasi proses kolaborasi penulisan artikel, mulai dari penyambungan dengan mitra peneliti, klinik penulisan, internal review, hingga pendampingan menuju jurnal internasional bereputasi. Skema ini ditujukan untuk memenuhi syarat publikasi internasional yang menjadi komponen utama dalam kenaikan jabatan fungsional. Fasilitasi Pembicara Webinar Nasional dan Internasional — FISIP membuka akses bagi dosen untuk tampil sebagai pembicara dalam forum akademik internasional. Keterlibatan ini memperkuat rekognisi ilmiah, meningkatkan visibility akademik, dan menjadi bagian dari rekam jejak yang relevan untuk pengajuan Lektor Kepala maupun Guru Besar.   Ketiga skema ini dirancang sebagai ekosistem pendampingan yang saling melengkapi, memastikan bahwa dosen memiliki jalur percepatan yang jelas, terukur, dan sesuai standar regulasi PAK terbaru. Skema ini juga menjadi bagian dari komitmen Forum Dekan FISIP (FORDEK FISIP) PTMA se Indonesia dalam rangka penguatan SDM dan kelembagaan. Dengan langkah strategis ini, FISIP UMM menegaskan posisinya sebagai fakultas yang tidak hanya mendorong produktivitas akademik, tetapi juga menyediakan dukungan kelembagaan yang kuat untuk memastikan keberlanjutan karier dosen menuju jenjang akademik tertinggi.

Kunjungan Dekan FISIP UMM ke ACICIS Yogyakarta: Menguatkan Kembali Kemitraan 30 Tahun untuk Profesionalitas dan Layanan Akademik yang Lebih Unggul

Yogyakarta, 15 Mei 2026 — Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (FISIP UMM), Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke kantor Australian Consortium for ‘In-Country’ Indonesian Studies (ACICIS) di Yogyakarta. Kunjungan ini diterima langsung oleh Resident Director ACICIS Yogyakarta, Adrian Budiman, Ph.D., yang menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran pimpinan FISIP UMM dan komitmen untuk memperkuat kembali hubungan strategis kedua institusi. Kerja sama antara FISIP UMM dan ACICIS telah terjalin selama kurang lebih tiga dekade, menghadirkan program kolaborasi akademik, serta inisiatif penguatan pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan Australia. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membawa kemitraan tersebut memasuki fase baru yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan akademik. Dalam dialog yang berlangsung hangat, Dr. Fauzik menegaskan pentingnya revitalisasi kerja sama ini. “Kami ingin memastikan bahwa kolaborasi FISIP UMM dan ACICIS tidak hanya berlanjut, tetapi berkembang menjadi program yang semakin profesional, relevan, dan memberikan pengalaman akademik terbaik bagi mahasiswa kedua negara,” ujarnya.   Adrian Budiman, Ph.D., menyampaikan bahwa ACICIS sangat menghargai hubungan panjang dengan FISIP UMM dan melihat banyak peluang untuk memperluas kolaborasi. Ia menekankan pentingnya memperkuat standar layanan akademik, memperbarui desain program berbasis experiential learning, untuk tujuan pelayanan akademik yang lebih terstruktur. Pertemuan ini juga membahas pentingnya peningkatan kualitas pendampingan mahasiswa internasional yang belajar di Indonesia. Dengan semangat pembaruan ini, FISIP UMM dan ACICIS berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat diplomasi pendidikan, memperluas mobilitas akademik, dan menghadirkan pengalaman belajar lintas negara yang unggul dan berkelanjutan.